Radit love jani..the best film i have ever seen
May 5, 2008
Tadi malem abis pulang kencan, aku dimintain tolong ngembaliin filmnya cewekku, ada banyak sih, Get Married, Butterfly, Kangen, pokoknya semuanya film romantis, and salah satunya film Radit Love Jani. Sebenernya sih aku sama sekali ga tertarik nonton film romantis kaya gini, tetapi karena aku liat di covernya ada ‘iming-iming’ Khusus Dewasa begitu nyampe rumah langsung deh nonton
..
Jadi film tentang apa RLJ (Radit love Jani) ini? Kalau soal tema, emang masih tema klasik, yaitu percintaan, tapi yg aku tonton ini jauh lebih berkualitas dari film-film percintaan lainnya. RLJ ini menurutku lebih natural dalam percintaannya. Walaupun juga terkesan sangar, tetapi satu yang aku suka dari film ini yaitu tidak munafik!! Dan juga tidak sok-sokan.
Kalau film Indonesia ini, ada beberapa hal yang aku tidak suka dan diantaranya adalah kehidupan yang serba mewah. Aku bener2 benci film2 yang memajang mobil mewah, rumah mewah, dan segala macam bentuk kemewahan, kesannya tuh rakyat Indonesia semuanya orang kaya klo aku ngeliat film-film di negara ‘tercinta’ kita ini.
Di RLJ ini, tidak ada itu. Justru yang ditampilkan adalah kehidupan sepasang kekasih yang metal banget hidupnya. Napa metal? Liat aja filmnya dulu, ntar juga pasti ngerti kok. Kehidupan percintaan antara seorang narkobers (sebutanku untuk pemakai narkoba
), dengan seorang wanita punker . Mereka tidak peduli hidup ga punya uang alias miskin, hidup kelaparan, yang penting mereka selalu bersama baik itu sedih maupun senang walaupun kayaknya banyak milih seneng2nya sih
.
Mereka tidak peduli dengan apa harus mencari uang, walaupun itu nyolong sekalipun. Mereka berdua selalu kompak dalam segala hal. Sampai akhirnya mereka ga punya listrik karena ga bisa bayar, ga punya air karena alasan yg sama juga, dan akhirnya si cewek hamil. Nah disinilah cerita intinya mulai berkembang.
Si cowok yang pesakitan harus mati-matian ngelawan dirinya sendiri kalau sedang nagih dia juga harus mati-matian nyari kerjaan, yang walaupun cita-citanya ada di musik, tetapi demi cewek dan bayinya akhirnya dia rela dan mau bekerja sebagai buruh kasar. Wah, pokoknya keren abis!!!
Demi seorang cewek yang dicintainya dan seorang bayi dalam kandungan si cewek, si cowok bahkan rela untuk minum air kencing orang demi untuk membeli sebuah obat!!! Ckckck..Sangar tenanlah pokoknya film ini. Demi cinta, apapun dapat terjadi. Bahkan tanpa masuk panti rehabilitasi si cowok mampu untuk melawan racun narkoba di dalam dirinya, walaupun dengan cara yang bagiku kejam tetapi sangat natural dan menyentuh hati (wuset dah). Dan sampai akhirnya, si cowok melakukan pengorbanan terakhir untuk ceweknya..Apa itu? Nonton dulu aja yah filmnya, ntar dimarahin yg punya film aku klo aku ceritain semuanya disini.
Entry Filed under: Latihan Nulis. Tags: film, love, narkoba.
4 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed








1.
rumputsawah | May 5, 2008 at 7:05 am
wah sadih juga ceritanya! coba nanti nyari dvdnya, bikin penasaran!
2.
danuweb | May 5, 2008 at 3:01 pm
ini baru mantap,
lain dari yang lain,
jadi pengen nonton,
makasih reviewnya mas
3.
asalbaca | May 6, 2008 at 12:50 pm
tq2..film ini recommended lho..pkoknya full star deh peringkatnya hehe
4.
mumu | July 2, 2008 at 2:36 pm
humm…
“tetapi satu yang aku suka dari film ini yaitu tidak munafik!! Dan juga tidak sok-sokan”
gak terbalik nih.
hahhaha. setau gue kehidupan rock and roll
gak semewah itu. apalagi wardrobe nya.
hahahha…
salah kostum tuh mas…!!
lebih cocok pake kaos senen,
baru deh gak munafik.